1. Alam (lingkungan Anda) memerlukan waktu lebih dari 200 tahun untuk menguraikan sampah plastik & apapun yang terbuat dari plastik (seperti tas kresek & tali plastik, styrofoam, dan kemasan sejenisnya (artinya Anda mewariskan sampah plastik tersebut kepada anak cucu Anda).
2. Membakar plastik berarti melepaskan racun (dioksin) yang berbahaya ke atmosfer dan kemudian ke udara yang kita hirup. Menghirup racun ini dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan kita, termasuk melemahkan sistem kekebalan tubuh dan kanker paru-paru.
3. Timbulnya bau busuk sampah dan larva lalat (belatung) berasal dari sampah basah (organik), akan tetapi dengan pengelolaan sampah yang benar, sampah basah (organik) dapat dijadikan kompos yang sangat baik bagi tanaman dan dapat memperbaiki struktur tanah (menambah unsur zat hara, meningkan kemampuan tanah untuk menyerap dan menahan air).Baca Selengkapnya. . .
Kamis, 24 Desember 2009
Rabu, 23 Desember 2009
Kiat Memilih Pangan Jajanan Sehat dan Aman
1. Hindari pangan yang dijual di tempat terbuka, kotor dan tercermar, tanpa penutup dan tanpa kemasan.
2. Beli pangan yang dijual di tempat bersih dan terlindung dari : matahari, debu, hujan, angin dan asap kendaraan bermotor. Pilih tempat yang bebas dari serangga dan sampah.
3. Hindari pangan yang dibungkus dengan kertas bekas atau koran. Belilah pangan yang dikemas dengam kertas, plastik atau kemasan lain yang bersih dan aman.
4. Hindari pangan yang mengandung bahan pangan sintetis berlebihan atau bahan tambahan pangan terlarang dan berbahaya. Biasanya pangan seperti itu dijual dengan harga yang sangat murah.
5. Warna makanan atau minuman yang terlalu mencolok, besar kemungkinan mengandung pewarna sintetis, jadi sebaiknya jangan dibeli.
6. Untuk rasa, jika terdapat rasa yang menyimpang, ada kemungkinan pangan mengandung bahan berbahaya atau bahan tambahan pangan yang berlebihan. Sebaiknya hindari minuman yang terasa pahit, yang kemungkinan mengandung sakarin yang berlebihan, atau pangan yang terasa sepet pedes akibat penggunaan berlebihan atau penggunaan yang tidak sesuai ketentuan dari pengawet benzoat.
7. Jangan membeli pangan gorengan yang terlihat berwarna gelap dan lebih keras. Biasanya pangan seperti itu merupakan hasil gorengan ulang karena tidak habis dijual.
8. Pilih pangan yang dimasak dengan baik, pangan berkuah harus dimasak hingga kuahnya memdidih.
9. Jangan membeli pangan yang bau, dan segera buang apabila pangan berbau menyimpang.
10. Pastikan pangan tersebut yang akan kita makan tidak terdapat rambut, isi staples, maupun kerikil.Baca Selengkapnya. . .
2. Beli pangan yang dijual di tempat bersih dan terlindung dari : matahari, debu, hujan, angin dan asap kendaraan bermotor. Pilih tempat yang bebas dari serangga dan sampah.
3. Hindari pangan yang dibungkus dengan kertas bekas atau koran. Belilah pangan yang dikemas dengam kertas, plastik atau kemasan lain yang bersih dan aman.
4. Hindari pangan yang mengandung bahan pangan sintetis berlebihan atau bahan tambahan pangan terlarang dan berbahaya. Biasanya pangan seperti itu dijual dengan harga yang sangat murah.
5. Warna makanan atau minuman yang terlalu mencolok, besar kemungkinan mengandung pewarna sintetis, jadi sebaiknya jangan dibeli.
6. Untuk rasa, jika terdapat rasa yang menyimpang, ada kemungkinan pangan mengandung bahan berbahaya atau bahan tambahan pangan yang berlebihan. Sebaiknya hindari minuman yang terasa pahit, yang kemungkinan mengandung sakarin yang berlebihan, atau pangan yang terasa sepet pedes akibat penggunaan berlebihan atau penggunaan yang tidak sesuai ketentuan dari pengawet benzoat.
7. Jangan membeli pangan gorengan yang terlihat berwarna gelap dan lebih keras. Biasanya pangan seperti itu merupakan hasil gorengan ulang karena tidak habis dijual.
8. Pilih pangan yang dimasak dengan baik, pangan berkuah harus dimasak hingga kuahnya memdidih.
9. Jangan membeli pangan yang bau, dan segera buang apabila pangan berbau menyimpang.
10. Pastikan pangan tersebut yang akan kita makan tidak terdapat rambut, isi staples, maupun kerikil.Baca Selengkapnya. . .
Selasa, 22 Desember 2009
Cara berhenti merokok
Ada 3 cara untuk berhenti merokok, yaitu Berhenti Seketika, Menunda, dan Mengurangi. Hal yang paling utama adalah niat dan tekad yang bulat untuk melaksanakan cara tersebut:
- Seketika
Cara ini merupakan upaya yang paling berhasil. Bagi perokok berat, mungkin perlu bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi efek ketagihan karena rokok mengandung zat Adiktif.
- Menunda
Perokok dapat menunda mengisap rokok pertama 2 jam setiap hari sebelumnya dan selama 7 hari berturut-turut.
Sebagai contoh : Seorang Perokok biasanya merokok setiap hari pada pukul 07.00 pagi, maka pada:
Hari 1 : pukul 09.00
Hari 2 : pukul 11.00
Hari 3 : pukul 13.00
Hari 4 : pukul 15.00
Hari 5 : pukul 17.00
Hari 6 : pukul 19.00
Hari 7 : pukul 21.00
- Mengurangi
Jumlah rokok yang diisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari ke 7 atau yang ditetapkan.
Misalkan dalam sehari-hari seorang perokok menghabiskan 28 batang roknk maka si perokok dapat merencanakan pengurangan jumlah rokok selama 7 hari dengan jumlah pengurangan sebanyak 4 batang perhari.
Sebagai contoh:
Hari 1 : 24 batang
Hari 2 : 20 batang
Hari 3 : 16 batang
Hari 4 : 12 batang
Hari 5 : 8 batang
Hari 6 : 4 batang
Hari 7 : 0 batang.Baca Selengkapnya. . .
- Seketika
Cara ini merupakan upaya yang paling berhasil. Bagi perokok berat, mungkin perlu bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi efek ketagihan karena rokok mengandung zat Adiktif.
- Menunda
Perokok dapat menunda mengisap rokok pertama 2 jam setiap hari sebelumnya dan selama 7 hari berturut-turut.
Sebagai contoh : Seorang Perokok biasanya merokok setiap hari pada pukul 07.00 pagi, maka pada:
Hari 1 : pukul 09.00
Hari 2 : pukul 11.00
Hari 3 : pukul 13.00
Hari 4 : pukul 15.00
Hari 5 : pukul 17.00
Hari 6 : pukul 19.00
Hari 7 : pukul 21.00
- Mengurangi
Jumlah rokok yang diisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari ke 7 atau yang ditetapkan.
Misalkan dalam sehari-hari seorang perokok menghabiskan 28 batang roknk maka si perokok dapat merencanakan pengurangan jumlah rokok selama 7 hari dengan jumlah pengurangan sebanyak 4 batang perhari.
Sebagai contoh:
Hari 1 : 24 batang
Hari 2 : 20 batang
Hari 3 : 16 batang
Hari 4 : 12 batang
Hari 5 : 8 batang
Hari 6 : 4 batang
Hari 7 : 0 batang.Baca Selengkapnya. . .
Senin, 21 Desember 2009
Tips Hemat Air
Kian hari, air di permukaan bumi semakin sedikit. Oleh karenanya, kita perlu melalukan beberapa langkah penghematan air.
Contohnya sebagai berikut:
1. Gunakan toilet yang bisa mengatur besar kecil pengeluaran air.
2. Mandi dengan pancuran air.
3. Memakai mesin cuci pakaian otomatis yang hemat air.
4. Mengawasi jalur pipa air, jangan sampai bocor.
5. Menggunakan air bekas mandi dan cuci untuk menyiram tanaman di pagi dan sore hari (gunakan sabun yang ramah lingkungan).
6. Matikan kran air ketika sedang memakai sabun, mencuci piring, dsb.
7. Buat sumur resapan air pada tempat tinggal kita untuk mengganti air yang kita konsumsi.
8. Tidak membuang-buang air seenaknya.
9. Gunakan bak penampungan air (menyimpan air di posisi atas).
10. Sering terjadi pompa bekerja terus menerus, padahal tidak ada pemakaian. Penyebabnya adalah sebagai berikut:
- Rele tekan (pressure switch) tidak bekerja.
- Instalasi pipa air didalam bangunan ada yang bocor.
- Kran air tidak ditutup sempurna atau rusak.
11. Jika masih ada lahan di halaman rumah, usahan menanam pohon di pekarangan rumah.
Meskipun sedikit tips dari saya, kalo dilakukan Insya Allah akan bermanfaat.Baca Selengkapnya. . .
Contohnya sebagai berikut:
1. Gunakan toilet yang bisa mengatur besar kecil pengeluaran air.
2. Mandi dengan pancuran air.
3. Memakai mesin cuci pakaian otomatis yang hemat air.
4. Mengawasi jalur pipa air, jangan sampai bocor.
5. Menggunakan air bekas mandi dan cuci untuk menyiram tanaman di pagi dan sore hari (gunakan sabun yang ramah lingkungan).
6. Matikan kran air ketika sedang memakai sabun, mencuci piring, dsb.
7. Buat sumur resapan air pada tempat tinggal kita untuk mengganti air yang kita konsumsi.
8. Tidak membuang-buang air seenaknya.
9. Gunakan bak penampungan air (menyimpan air di posisi atas).
10. Sering terjadi pompa bekerja terus menerus, padahal tidak ada pemakaian. Penyebabnya adalah sebagai berikut:
- Rele tekan (pressure switch) tidak bekerja.
- Instalasi pipa air didalam bangunan ada yang bocor.
- Kran air tidak ditutup sempurna atau rusak.
11. Jika masih ada lahan di halaman rumah, usahan menanam pohon di pekarangan rumah.
Meskipun sedikit tips dari saya, kalo dilakukan Insya Allah akan bermanfaat.Baca Selengkapnya. . .
Tips Hemat Listrik
1. Matikan lampu jika tidak digunakan pada siang hari.
2. Gunakan lampu hemat energi jenis CFL (bukan bohlam jenis lampu pijar).
3. Cabut steker listrik yang tidak digunakan.
4. Matikan lampu, TV, radio, dll saat tidur. Membiarkan TV, Computer, tape, DVD player pada kondisi stand by selama 8 jam/hari berarti:
- melakukan pemborosan listrik sebesar 160 watt/jam/hari
- memboroskan uang sejumlah Rp 35.000/tahun
- memboroskan emisi 43 kg CO2/tahun.
5. Pilih barang elektronik yang hemat listrik.
6. Cabut charger ponsel saat indikator energi HP sudah penuh.
7. Atur letak perabot agar tidak menghalangi cahaya lampu dalam ruangan.
8. Menyalakan lampu halaman/taman bila hari benar-benar telah mulai gelap.
9. Hematlah listrik pukul 17.00-22.00. Karena semua peralatan listrik dipakai.
10. Ajari anak dan keluarga untuk hemat energi listrik.Baca Selengkapnya. . .
2. Gunakan lampu hemat energi jenis CFL (bukan bohlam jenis lampu pijar).
3. Cabut steker listrik yang tidak digunakan.
4. Matikan lampu, TV, radio, dll saat tidur. Membiarkan TV, Computer, tape, DVD player pada kondisi stand by selama 8 jam/hari berarti:
- melakukan pemborosan listrik sebesar 160 watt/jam/hari
- memboroskan uang sejumlah Rp 35.000/tahun
- memboroskan emisi 43 kg CO2/tahun.
5. Pilih barang elektronik yang hemat listrik.
6. Cabut charger ponsel saat indikator energi HP sudah penuh.
7. Atur letak perabot agar tidak menghalangi cahaya lampu dalam ruangan.
8. Menyalakan lampu halaman/taman bila hari benar-benar telah mulai gelap.
9. Hematlah listrik pukul 17.00-22.00. Karena semua peralatan listrik dipakai.
10. Ajari anak dan keluarga untuk hemat energi listrik.Baca Selengkapnya. . .
Langganan:
Postingan (Atom)